Monday, November 26, 2012

Press Conference ASIvaganza 2 di Makassar

Hari ini press conference acara ASIvaganza 2 yang diadakan di kotak kopi coffee shop, Para pengurus dan panitia berkumpul untuk melakukan jumpa pers sehubungan dengan perayaan hut AIMI Sulsel, juga merupakan rangkaian acara AIMI pusat yaitu "tribute to Mom" memperingati hari ibu di bulan Desember.

Sebagai grup pendukung ibu menyusui dan ASI untuk bayi, grup Pas juga ikut serta dalam kegiatan sosialisASI serentak di 10 posyandu, Makassar, Maros dan juga Sorowako. Semoga bisa menginspirASI dan menebarkan informASI :)

Berikut laporan live tweet dari  akun resmi Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia cabang Sulawesi Selatan @AIMI_sulsel




Salam ASI

event | ASIvaganza2

yang mengaku peduli ASI untuk Bayi, jangan kemana-mana tgl 8 desember 2012...
pantau terus infonya di sini
Salam ASI!

member pro ASI Sorowako

 kopdar pertama di bulan Februari 2012
(dina yang juga lactivist Aimi Jatim, masih mengandung baby nea, vanny juga masih mengandung baby pam-pam)

kopdar kesekian kalinya di bulan november 2012 
lengkap dengan kakek nenek dan ayah ASI-nya
(disini baby pampam dah usia 4bulan, mbak farah lagi hamil muda :)

Alhamdulillah jumlah anggota grup semakin bertambah. Terlihat dari foto keluarganya yang semakin melebar, semoga terus bisa menginspirASI dan menebarkan informASI sampai ke pelosok hutan sorowak.
 

Salam ASI :)

Apakah menyusui itu perlu dukungan?


"Bangetttt:)
Karena based on experience, 4 minggu setelah kelahiran adalah masa kritis menumbuhkan rasa percaya diri bisa ngASI. Di awal2 minggu itu,si ibu harus deal dgn rasa sakit pasca lahiran, capek badan, dan galau anaknya nangis mulu:) dukungan dari sekitar bisa dalam bentuk bantuan tenaga gendong bayi, pijet2 si ibu, atau hanya tempat curhat si ibu:) dannnnnn, dukungan no 1 adalah dari suami" - Ninit anggota PAS

bio : Kurnia Dwi Agustin, adalah seorang ibu bekerja yang berhasil s2 Asi untuk putra ke-2, Salah satu angota grup dengan rekor stok ASIP sampai 1 kulkas full (memutuskan membeli kulkas freezer khusus untuk stok asip Nizam)
 stok asip ninit buat bayi Nizam
(foto milik ninit)

yang mau tanya tips dan trik mendapatkan stok asip berliter-liter mention ninit di @ninit_koe

Salam ASI :)

Monday, April 23, 2012

Pro Asi Sorowako Gelar Edukasi Menyusui

pembukaan kelas edukasi oleh dokter Halida
Menyusui sangat penting untuk tumbuh kembang bayi dan anak, baik untuk kesehatan ibu dan memberi keuntungan secara ekonomis bagi keluarga.
Di Sorowako kabupaten Luwu Timur, kaum ibu yang tergabung dalam Pro ASI Sorowako (PAS) menggelar kegiatan Edukasi Menyusui dengan tujuan membangun kesadaran setiap ibu tentang pentingnya ASI Ekslusif sesuai target dari Kementerian Kesehatan pada tahun 2015 mendatang guna meminimalisir ibu menyusui bayi secara ekslusif sebesar 80 persen dapat tercapai.
“Selama dua hari para ibu diberi materi yang mencakup pre Natal dan Post Natal dalam kelas edukasi menyusui yang dilaksanakan di Gedung Ontae Luwu Sorowako,” tutur Yuni Natsir, ketua panitia pelaksana, Minggu (21/4/12) kemarin.
Materi pre Natal yang diberikan meliputi tata laksana inisiasi menyusu dini (IMD) yang benar, manfaat ASI, bahaya susu formula, anatomi payudara, posisi dan pelekatan menyusui yang efektif sampai pada kunci keberhasilan menyusui.
Sedangkan materi Post Natal mencakup hari-hari pertama bayi (termasuk sebab-sebab menangis dan bayi kuning), pemahaman feses bayi ekslusif, hak ibu bekerja, persiapan ibu kembali berkegiatan, teknik memerah, menyimpan dan memberikan ASI.
Sementara itu, salah seorang pemateri pada kegiatan edukasi Menyusui ini, Aswita Amir, yang juga kepala divisi edukasi dan pelatihan Asosiasi ibu menyusui Indonesia Sulsel, mengatakan bahwa pemeberian ASI pada bayi akan menghindarkan sang anak dari penyakit kanker hingga 25 persen.
“ASI merupakan satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsure kebutuhan bayi baik fisik, psikologi sosial, maupun spiritual. ASI mengandung nutrisi hormon, unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi serta anti inflamasi.  Nutrisi dalam ASI mencakup hampir 200 unsur zat makanan,” papar Aswita.
Namun demikian, meskipun ASI sangat bemanfaat bagi tumbuh kembang bayi tetapi sebagian ibu tidak memberikan ASI pada bayi mereka.
“Kurangnya pengetahuan ibu dan masyarakat pada umumnya tentang pentingnya pemberian ASI, adanya produk susu formula yang beredar di masyarakat serta tidak percaya diri untuk menyusui, ASI yang tidak mencukupi, sampai pada factor sosial budaya menjadi sejumlah penyebab kaum ibu tidak memberikan ASI pada bayi mereka,” ujar Indira Purnama Sari, Kepala Divisi Konseling AIMI cabang Sulsel, yang juga bertindak sebagai salah seorang pemateri pada acara tersebut. (aco/b) luwuraya(dot)com